Wonuanombana.id – Guna menyempurnakan penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (TPJMD) 5 Tahun kedepan, Pemerintah kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Aula Tanduale Kantor Bupati setempat. Sabtu, 2 Agustus 2025 yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Yani.
Penyempurnaan yang dimaksud yakni, mendengarkan secara langsung Saran dan Masukan dari berbagai pemangku kepentingan yang sejalan dengan kebutuhan ril daerah.
Adapun rujukan pelaksanaan kegiatan adalah, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang pedoman penyusunan RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2025-2029. Yang nantinya menjadi Dokumen untuk arah pembangunan selama 1 periode yang sejalan dengan Kebijakan Nasional, Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang.
Yang mengusung Tema: “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan”, rancangan pembangunan daerah ini mencakup lima misi utama, yaitu:
1. Meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif;
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia;
3. Meningkatkan keterhubungan desa-kota dan konektivitas antar wilayah;
4. Mengembangkan kearifan lokal;
5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan
Kegiatan Musrenbang ini juga menghadirkan sesi presentasi rancangan pembangunan serta sesi tanya jawab yang terbuka bagi seluruh peserta. Meski belum disampaikan secara detail, forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk memberikan masukan strategis terhadap arah pembangunan daerah.
Wakil Bupati Bombana dalam sambutannya yang mewakili Bupati Bombana menyampaikan bahwa Musrenbang ini adalah momen penting dalam proses penyusunan dokumen RPJMD yang berkualitas.
“Penyelenggaraan Musrenbang RPJMD Kabupaten Bombana ini merupakan momentum yang sangat strategis bagi kita sebagai rangkaian tahapan proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Bombana periode 5 tahun mendatang. Sehingga kegiatan ini menjadi penting bagi seluruh elemen untuk memberikan kontribusi positif demi mewujudkan pembangunan yang tepat, terarah dan sustainabel serta mendukung target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045,” ungkapnya.
Hasil dari Musrenbang ini nantinya akan menjadi bahan finalisasi RPJMD 2025–2029 sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.
Hadir dalam kegiatan ini diantaranya, unsur Forkopimda Bombana, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara J Robert, Para Kepala Perangkat Daerah, para camat, Lurah/kepala desa se-Kabupaten Bombana, akademisi, serta tokoh masyarakat. (Admin)




