Wonuabombana.id – Kepala Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana Karman SH kepada Media ini mengungkapkan rasa terimakasihnya terhadap Bupati defenitif Bombana hari ini. Pasalnya, berkat Ir. H. Burhanuddin M.Si pada saat menjadi Penjabat (Pj) Bupati 2022 lalu, Jalan Wumbubangka teraspal, meskipun baru sebagian saja.
Ia pula mengatakan kalau di Wilayahnya yang ia pimpin Hari ini, merupakan Desa yang memiliki kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi khusus di Kecamatan Rarowatu Utara. Namun, setelah ada pengaspalan Jalan hanya 1.300 meter, kasus tersebut menurun. “Kenapa saya tahu itu, dulu itu kami masih menjabat Sekretaris Desa pada saat itu. Memang penderita TBC terbanyak itu di Desa Wumbubangka”, terangnya.
Nah Hari ini kata Karman, Debu jalan yang belum teraspal itu luarbiasa. Karena sekarang sudah musim kemarau. Sehingga dia berharap, nantinya akan ada pengerjaan lanjutan, minimal jalan yang padat Rumah-rumah warga.
“Kemarin kita masuk di musyawarah di tingkat kecamatan itu memang sudah masuk progresnya mau ada pengerjaan lanjutan. Semoga tidak terganti lagi”, harapnya.
Lanjut Karman, Warga yang pertama kali terkena debu adalah mereka yang Rumahnya berada dipinggir jalan. Semuanya kuning keemasan hingga masuk kedalam rumah. Itulah yang menyebabkan warga pilek, batuk, hingga ada yang TBC karena itu tambahnya dengan nada sedih.
Di musim kemarau seperti sekarang, yang menjadikan debunya luar biasa, karena adanya kendaraan besar yang lalu lalang. Baik itu kendaraan perusahaan yang hendak masuk mengecek, atau lain sebagainya yang semakin memperburuk keadaan jelasnya.
“Jadi harapan kami, semoga jalan itu kalau bisa ada perhatian dari pemerintah daerah. Kasihan kami ini masyarakat yang ada disitu. Dan kemudian, seandainya bukan kewenangan, kalau kami dari pemerintah terus terang dari lubuk hati yang paling dalam bahwa, kami juga akan berupaya untuk mengerjakan itu, walaupun untuk menggunakan dana Desa. Tapi kan tidak bisa kita gunakan Dana desa. Karena memang kewenangannya itu adalah jalan Kabupaten”, ucapnya.
Kades Wumbubangka berharap, dari panjang jalan masuk Desa hingga ujung kampung sekitar 5 kilo meter, dan 1.300 meter nya Alhamdulillah telah ter aspal, dia berharap penambahan pengerjaan aspalnya 2 km saja ia sudah sangat bersyukur. Yang sesuai kesepakatan usulan pada saat Musrenbang Kecamatan, dan katanya akan masuk skala prioritas di Tahun 2026 tutupnya.
Penulis: Sumardin, Editor: Admin.




