
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang mempunyai nama lengkap Muhammad Kasim D, S.E ini rupanya terus menunjukan keseriusannya dengan apa yang telah ia katakan pada saat gelar reses (11/9) Bulan kemarin di Desa Pomontoro, Kecamatan Mata Oleo.
Yang menarik dan patut diapresiasi dari beliau ini pasalnya, dirinya bukanlah Anggota Dewan yang menjabat penuh selama 1 periode/5 Tahun. Akan tetapi, dia hanya melanjutkan sisa masa Jabatan yang tersisa Periode 2019-2024 (13 Bulan terhitung sejak pelantikan) lewat Partai PPP.
Meskipun begitu, walaupun tersisa waktu yang cukup singkat, Muhammad Kasim yang juga merupakan pensiunan ASN yang telah menduduki jabatan Strategis dimulai dari Camat, Sekdis hingga menjabat sebagai Kepala Dinas dibeberapa instansi di Kabupaten Bombana, dan mengukir prestasi mentereng dimana ia bertugas, rupanya kini prestasi itu akan ia tunjukkan kembali di kanca perpolitikan Wonua Bombana.
Sebut saja, hanya berselang 3 Hari setelah dirinya dilantik, dia langsung turun lakukan Reses di dapilnya. Dan, dihadapan semua Tokoh Masyarakat Desa Pomontoro, dan masyarakat sekitar yang hadir, Muhammad Kasim berjanji untuk segera bekerja cepat menghabiskan masa jabatan yang tersisa dengan maksimal.
Menanggapi keluhan Masyarakat Desa Pomontoro, dan Kecamatan Mata Oleo yang mana selama ini Jalan selalu menjadi permasalahan mereka-red (Tak kunjung mulus secara merata), Muhammad Kasim mengatakan akan segera lakukan koordinasi dengan PU Provinsi mengenai itu. Sebab, Jalan Kasipute-Mata Oleo-Bambaea sudah beralih status menjadi Jalan Provinsi.
“Nah, Kepala Dinas Tata Guna Air dan Bina Marga Provinsi Senin (30/10) kemarin sudah datang di Bombana. Ini adalah hasil dari koordinasi saya dengan Dinas PU Provinsi 23 September lalu. Insya Allah dalam waktu dekat, Jalan Poros Kasipute-Mata Oleo-Bambaea akan segera ditangani. Kita berharap anggarannya akan segera turun”, ucapnya.
Saat ditanya apakah akan dikerja Tahun ini, dia tidak bisa memastikan. “Saya tidak bisa memastikan kapan mau dikerja. Akan tetapi, kata Kadis Tata Guna Air dan Bina Marga Provinsi, Jalan ini sudah masuk Skala prioritas pembangunan mereka”, ucapnya lagi.
Panjang Jalan Kasipute, Mata Oleo- Bambaea yang merupakan Jalan Lingkar sepanjang 67 km. Dan kata Muhammad Kasim, pengerjaan Jalannya adalah Aspal. Saat kembali ditanyakan berapa Lebar Jalan dan Ketebalannya, dirinya tidak mengetahui itu. Sebab, yang lebih tau teknisnya adalah Dinas PU Provinsi timpalnya.
Bukan itu saja gebrakan yang telah dilakukan Muhammad Kasim, kepada Media ini, dia katakan kalau permintaan Sumur Bor untuk Para Petani Desa Pomontoro, pun juga telah ia tunaikan.
“Yang diminta masyarakat pada saat Reses saya kemarin Sumur Bor untuk persawahan, sudah saya realisasikan. Saya turunkan 8 Titik. Sebenarnya Saluran Irigasi juga akan saya turunkan, hanya waktunya sudah tidak memungkinkan. Berdoa saja kalau saya masih terpilih kedepan, semua permintaan masyarakat di Dapilku, akan saya wujudkan. Tinggal dilihat mana yang jadi skala prioritas”, tutupnya.



