
Muhammad Kasim yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Sultra, yang baru saja dilantik Senin (11/9) kemarin, menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW), yang hanya tinggal melanjutkan masa sisa jabatan 13 Bulan mendatang, langsung menunjukan keseriusannya sebagai Keterwakilan Rakyat, Khususnya di Dapil Pemilihannya 2019 lalu.
Sebagaimana yang dikatakan di Media ini Senin kemarin, kalau saja dalam waktu dekat, dia akan bergerak cepat untuk segera lakukan Reses, guna mendengarkan secara langsung keluhan mereka (Masyarakat) itu seperti apa?.
Reses yang pertama kali dilakukan Muhammad Kasim di Desa Pomontoro, Kecamatan Mata Oleo, diterima suka cita, serta penuh haru oleh masyarakat yang berada disana. Mata berkaca kaca tak bisa tersembunyikan dari peserta rapat yang hadir.
Karena begitu banyaknya peserta yang hadir, Aula Rapat Kantor Desa Pomontoro, penuh dan membludak. Saat diwawancarai oleh Awak Media ini, Muhammad Kasim mengatakan sangat terharu dan penuh bahagia melihat antusias masyarakat Desa Pomontoro, yang juga tidak lain adalah keluarganya datang menyambut kedatangannya.
“Saya sangat terharu datang bertemu kalian. Sebab, pada akhirnya, sudah ada juga putra daerah Mata Oleo, khususnya Desa Pomontoro ini yang menjadi Anggota Dewan. Syukur Alhamdulillah. Tapi, semua ini tidak akan terwujud tanpa Do’a dari kalian semua”, Kata Muhammad Kasim dengan penuh haru.
Menyikapi terkait permintaan yang selama ini selalu dikeluhkan dan dimasukan setiap Musrenbang Desa, Maupun Kecamatan oleh masyarakat Kecamatan Mata Oleo, tanpa terkecuali Desa Pomontoro, dirinya menyampaikan kalau menurut informasi yang ia terima, Status Jalan Poros Kasipute-Kecamatan Mata Oleo-Kecamatan Poleang Tenggara, sudah berubah status menjadi Jalan Provinsi.

“Menurut Informasi yang saya dapatkan dari PU, Status Jalan dari Kasipute, Kecamatan Mata Oleo, hingga Kecamatan Poleang Tenggara itu, klaimnya sudah jalan Provinsi. Pembiayaannya masuk kedalam APBD Provinsi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Tapi untuk lebih jelasnya, setelah agenda Reses yang masih berlanjut Kamis besok di Desa Laloa, saya akan segera berkunjung Dinas Provinsi untuk memastikan kebenarannya”, ucapnya lagi.
Sementara untuk keluhan, permintaan, dan masalah lain yang diutarakan oleh masyarakat yang hadir di Rapat, seperti tidak adanya Mesin Penggarap Sawah (Hand Tractor), dan masalah kekeringan yang tengah melanda mereka, dirinya katakan akan membahasnya kedalam Forum Rapat Internal DPR.
“Semua keluhan dan permintaan masyarakat, khususnya Desa Pomontoro, saya akan tampung dan nantinya akan saya bahas di Forum Rapat Internal kami. Meskipun Komisi saya (Komisi III), tidak membidangi terkait keluhan mereka, akan tetapi saya akan komunikasikan antar Lintas Komisi. Semoga ada solusinya”, paparnya.
Sekretaris Kecamatan Mata Oleo, Muhammad Kamarudin yang juga turut hadir mewakili Pak Camatnya, dirinya sangat bersyukur dengan adanya Reses Anggota Dewan Bombana yang dilakukan di Desa Pomontoro. Terlebih lagi yang bersangkutan adalah Putra Daerah Asli Desa Pomontoro terangnya.
“Kami dukung dengan adanya kegiatan Reses ini. Semoga apa yang kami keluhkan selama ini, Insya Allah akan segera terwujud. Apalagi beliau adalah Putra Asli Desa Pomontoro, Sukur Alhamdulillah”, ucapnya.
Begitu pula dengan Kepala Desa Pomontoro, Pak Usman, selaku pribadi dan Pemerintah katanya, mengucapkan sangat bersyukur dan senang ada Anggota Dewan yang datang melakukan Reses di Wilayahnya. Sebab, dengan begitu tambahnya, apa yang telah menjadi kendala dan permintaan masyarakat, kiranya bisa terealisasi.
“Kami sangat senang dengan adanya Reses ini. Dan lewat ini pula saya ucapkan banyak terimakasih, baik kepada Anggota Dewan kita, maupun masy…



