Beranda EkoBis Tekan Inflasi, Disketapang Bombana Gelar Pangan Murah Yang Dibuka PJ. Bupati

Tekan Inflasi, Disketapang Bombana Gelar Pangan Murah Yang Dibuka PJ. Bupati

0
Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin M. Si dalam memantau langsung stand sembako yang sediakan pada saat Gelaran Pangan Murah di RTH Bombana yang didampingi langsung oleh Ibu, Danramil, Kapolres Bombana, Kejaksaan, Kadis Ketapang dan Jajarannya.

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Untuk menekan inflasi atau mencegah kenaikan harga semua kebutuhan Masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Sultra, menggelar pasar murah yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumbia, Kamis 15 Desember. Dan dibuka langsung oleh PJ. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin M. Si.

Pangan murah yang digelar kali ini merupakan Gerakan Nasional dan menindak lanjuti arahan Tim Pengendalian Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tenggara dalam upaya pengendalian Inflasi Daerah dan untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok pasca kenaikan harga BBM dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru.

PJ. Bupati dalam sambutannya dan juga padasaat wawancara dengan awak media mengaskan bila, Pemda Bombana akan terus melakukan pergerakan sambil melakukan pemantauan demi menjaga kestabilan harga. “Ada 20 Bahan Pokok yang kita pantau setiap hari, dan kami akan melaporkan setiap Minggu ke Mendagri”, jelas Pj. Bupati.

Orang Nomor satu di Daerah ini kembali meyakinkan kalau pihaknya akan terus melakukan intervensi demi menjaga kestabilan harga yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Sebab, kata dia, pemerintah hakekatnya adalah pelayan bagi masyakarat.

Sehingga lewat sambitannya dia mengimbau kepada seluruh Masyarakat Bombana agar bisa berkreasi dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa memanfaatkan pekarangan yang ada. Saya tau, lahan di Bombana ini sangat luas dan subur. Untuk itu, mari kita berkreasi dengan cara menanam terutama Sayur-sayuran, Cabe dll. Nanti kami berikan bibitnya”, imbuhnya.

Menurutnya, bila semua itu terlaksana, otomatis kestabilan harga akan tercapai. Disisi lain pula, masyarakat itu sendiri tidak akan lagi kesusahan untuk mencukupi kebutuhannya.

Dalam kesempatan ini dia (Pj), kembali mengatakan kalau tingkat inflasi di Kabupaten Bombana masih dibawah normal. Dimana masih diangka 2 poin sembilan. Sementara target batas dari pusat itu 4 poin.

Pj. Bupati mengklaim, Stok Pangan atau ketersediaan Sembilan Bahan Pokok di Kabupaten Bombana menjelang Natal dan Tahun baru masih aman terkendali. Bahkan, Stok beras masih tersedia hingga 6 Bulan kedepan. Hanya saja, Stok Bawang yang biasa berkurang karena memang masih ketergantungan dari luar seperti dari Sulawesi Selatan katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here