Beranda HARI RAYA Shalat Eid Bersama Masyarakat, Pj Bupati Tekankan Perayaannya Harus Lebih Dimaknai

Shalat Eid Bersama Masyarakat, Pj Bupati Tekankan Perayaannya Harus Lebih Dimaknai

0
Momen pada saat Pj Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan sambutannya dihadapan ratusan Jama'ah Salat Idul Adha 1444 H di Alun-alun Depan Masjid Raya Nurul Iman Kasipute.

Pj Bupati Bombana Burhanuddin, bersama ratusan masyarakat Ibu Kota Bombana, tepatnya di Alun-alun Depan Masjid Raya Nurul Iman Kasipute, melaksanakan Salat Idul Adha Kamis (29/6/2023).

Melalui sambutannya, Pj Bupati Bombana mengatakan, Idul Adha adalah momen yang tepat untuk mengambil pelajaran dari apa yang telah di lakukan. Baik secara pribadi, maupun sebagai anggota masyarakat. Banyak hikmah yang bisa dipetik dari perayaan Idul Adha ini salah satunya keikhlasan dalam berkurban.

“Saya berharap peringatan Idul Adha ini mengilhami kita untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berkualitas, dan berkarakter dalam rangka mewujudkan pembangunan masyarakat dan Kabupaten Bombana, yang lebih maju dan unggul”, ujar Pj. Bupati.

Selain itu, melalui momen ini juga, Pj Bupati Bombana mengimbau kepada masyarakat untuk membangun kualitas sebagai pribadi yang sabar. Dan tegar dalam menghadapi cobaan. Ini perlu menjadi perhatian bersama, terlebih pada saat ini, kita sedang menghadapi tantangan ekonomi. Ancaman inflasi, dan kemiskinan ekstrim yang cukup tinggi.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bombana, untuk tetap produktif, mandiri serta memperkuat prodak lokal dalam menghadapi persaingan pasar ekonomi yang sangat ketat. Prodak kita melimpah dan unggul, hanya tinggal bagimana caranya kita dapat memanfaatkan dan menggali potensi kita”, sambungnya.

Seperti yang kita ketahui, Salat Idul Adha merupakan Ibadah Salat Sunnah yang dilaksanakan pada 10 Zulhijah. Bertepatan dengan hari Nahr atau Hari Raya penyembelihan. Ibadah ini menjadi salah satu amalan Sunnah di Hari Raya Idul Adha.

Peringatan Hari Raya Idul Adha juga, adalah salah satu momentum untuk senantiasa bercermin bahwa eliminasi, egoisme manusia terhadap kepemilikan diri dan kelompok, kesabaran, serta keteguhan merupakan modal utama yang harus di tumbuh kembangkan dalam rangka menghadapi beragam persoalan kehidupan di era globalisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here