Beranda Life Style Peringati Hari Ibu, Pj. Bupati Bacakan Sambutan Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan...

Peringati Hari Ibu, Pj. Bupati Bacakan Sambutan Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

0
Foto bersama Pj. Bupati bersama ibu/Ketua TP PKK dan yang lainnya usai mengikuti kegiatan dalam memperingati Hari Ibu.

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Berbicara soal ibu, rasa haru itu tidak bisa terelakan. Sebab, sebelum kita dilahirkan ke Dunia, ada rentan waktu sembilan Bulan terkadang pula lebih yang harus ia jalani hingga tiba waktunya proses persalinan. Disaat itupun pula (saat melahirkan kita), bukan berarti tanpa ada perjuangan dan pengorbanan, justru diproses itu ia masih bertaruh nyawa.

Sehingga, kiasan kata yang mengatakan bahwa “Surga ada ditelapak kaki ibu”, yang bermakna, sebagai anak kita harus menghormati tiga kali lebih baik kepada ibu kita. Namun begitu, bukan berarti sebagai anak kita tidak menghormati ayah. Hanya saja, dalam bentuk jasa, seorang ibu jauh lebih besar jasanya.

Jadi tidak heran kalau, Bangsa kita Indonesia selalu memperingatinya setiap Tanggal 22 Desember. Dan Tahun ini pula tetap dengan melakukan kegiatan yang sama. Untuk di Bombana sendiri, sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dibacakan langsung oleh Pj. Bupati Ir. H. Burhanuddin M. Si, yang digelar di Auditorium Tanduale Kantor Bupati yang diikuti olehTP PKK bersama anggota, para Forkopimda bersama ibu, Sekda bersama ibu, Para Eselon II bersama ibu, para Camat bersama ibu, dan para organisasi di Bombana bersama ibu.

Mengawali sambutannya, Pj. Tak lupa memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT., Tuhan yang Maha Esa karena masih senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan kepada semua, khususnya peserta dalam memperingati Hari Ibu yang ke-94 dan dirangkaikan dengan HUT Darma Wanita yang ke-23 Tahun.

“Peringatan Hari Ibu yang selalu kita peringati, merupakan bentuk penghargaan dan apresiaai kita kepada perjuangan perempuan Indonesia dari masa kemasa sejak Kongres perempuan pertama di Tahun 1928 yang menjadi tonggak perjuangan perempuan Indonesia yang berperan dalam derap pembanguan di Indonesia”, ucapnya.

Dari perspektif kesetaraan gender pun perbedaan peran perempuan dan Laki-laki di Indonesia bisa dianggap secara umum terlihat tidak terlalu tampak perbedaan yang sangat ekstrim. Meskipun masih ditemui isu gender diberbagai bidang pembanguan tambahnya.

Masih dari Pj, katanya Wabah Virus Covid 19 yang melanda pada saat ini telah memperlihatkan bahwa, perempuan mendapat beban lebih berat. Seperti hasil survei yang dilakukan oleh UN- Women bekerja sama dengan Aliansi Jumalis Independen (Aji) di Jakarta, pada saat pembagian masker, disinfektan dan alat pelindung, melibatkan banyak orang. Nah disitu perempuan juga mengambil peran penting dalam memerangi Covid 19 dengan menjadi Tenaga Kesehatan, Ilmuwan/peneliti dan dapat diandalkan untuk mencegah penyebarannya yakni melalui keluarga.

“Melalui peringatan Hari Ibu ke-94 Tahun 2022 ini saya berharap bahwa Perempuan-perempuan Indonesia di Generasi masa kini dalam segala aktifitasnya, tidak melupakan makna dari perjuangan perempuan Indonesia dimasa yang lalu. Khususnya perempuan generasi milenial. Ayooo..!!!, masa ini adalah milik kalian”, seru Pj.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here