Wonuabombana.id – Semua pengunjung yang menggunakan Motor dan Mobil di Dalam Wilayah Rumah Sakit (RS) TANDUALE Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), tidak di pintu masuk, biasanya ada mesin pencetak karcis, rupanya lagi bermasalah (rusak). Sehingga, pengunjung tidak bisa mengambil karcis dan palang tidak berfungsi atau los. Masalah ini dibenarkan sendiri oleh admin pengelolah portal (Karcis) dan juga Manager Area, Kamal.
Namun anehnya, meskipun masuk tanpa karcis, ternyata keluar di Pos Jaga Pintu Keluar, pengunjung tetap diharuskan membayar dulu, agar palang bisa terbuka. Kalau kendaraan Motor, kisaran Rp2000-4000 paling tinggi. Kalau kendaraan Mobil, Rp6000 paling maksimal per unitnya.
Melihat kerancuan ini, karena dilihat dari jumlah kendaraan yang masuk berjumlah ratusan, terutama Motor, akhirnya awak dari media ini mengkonfirmasi langsung kepada Penjaga Pos, dan Admin Portal (Pengelolah Karcis) bagaimana sebenarnya permasalannya.
“Begini pak, lagi masa perbaikan. Kami menunggu teknisi juga. Jadi untuk sementara, kami berlakukan manual untuk tanya saja, jam masuknya karena di Komputer, ditauji berapa jumlahnya”, terang admin pengelola portal.
Tidak sampai disitu saja, admin kemudian mengarahkan untuk lebih jelasnya kepada atasannya. Yakni pihak Perusahaan pengelolahnya, PT. NAZA BONSOWA. Dan terhubunglah Awak Media ini dengan bagian Manager Area Bapak Kamal.
“Memang beberapa akhir ini, portal palang masuk kami sedang dalam perbaikan pak. Dikarenakan sering ditabrak, dan alat yang rusak. Kami menunggu dari pusat alat, dan sudah kami pesan. Insya Allah jika barang sudah ada, teknisinya akan berangkat ke Bombana segera pak”, tulis Managemen Area PT. NAZA BONSOWA Kamal melalui Chat Whatsap Kamis 8 Januari 2026.
Kamal juga benarkan, pembayaran tetap berlaku meski mesin pengambil karcisnya sedang rusak. Sebab, pelaporannya bukan hanya ke mereka, tapi juga ke managemen Rumah Sakit katanya.
Pihak Managemen Perusahaan Pengelolah juga berdalih, jika telah mengarahkan kepada tim penjaga di pos keluar, agar tetap memberikan karcis kepada semua pengunjung yang akan keluar.
“Untuk buktinya, kami sudah arahkan tim setiap transaksi itu diberikan karcis di Pos Keluar. Mengingat Pos masuk saat ini sedang dalam perbaikan”, bebernya.
Pihak managemen juga melalui media ini, meminta maaf atas atas insiden ini. Juga mengucapkan terimakasih, atas kritikan dan masukan kepada mereka. Utamanya dalam pelayanan staf ababila ada sedkit kekurangan. (Admin)




