
Wonuabombana.id – Sebagai Kapolres pertama sejak terbentuknya daerah ini, Wonua Bombana menjadi daerah otonom, mekar menjadi Kabupaten pisah dari Buton sejak 2003 lalu, baru kali ini, orang nomor satu di Resor Kepolisian Bombana mengunjungi dua Kerajaan sekaligus. Yakni Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia, dan Kerajaan Moronene Poleang Rabu 21 Januari 2026.
Bahkan menariknya, saat menyambangi Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia, karena letaknya berada dekat dengan Ibu Kota, kata Kapolres, kegiatannya malah akan menjadi agenda rutin. Yakni Kamis sore Salat Magrib Berjama’ah di Masjid depan Rumah Adat, atau Masjid Kelurahan Taubonto, malamnya yang bertepatan dengan malam Jumat, langsung gelar Yasinan di Rumah Adat. Terang dari pihak kerajaan seraya menuturkan kembali pernyataan Kapolres saat kunjungan.

Pengalungan Bunga yang dilakukan langsung oleh Raja PYM. Apua Mokole Alfian Pimpie, SH., M.AP saat Kunjungan Kapolres bersama jajaran di Rumah Adat Moronene Keuwia Rumbia.
Merespon sikap dan komitmen Kapolres yang baru saja menjabat, sertijab kemarin, pihak Kerajaan Moronene Keuwi Rumbia ucapkan banyak terimaksih, serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatiannya dengan Budaya Lokal, khususnya Kerajaan sebagai Pemimpin Tertinggi di Suku Moronene yang tidak lain adalah Pribumi daerah itu.
“Saat kunjungan beliau katakan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin. Yakni Silaturahmi setiap dua minggu sekali di Kerajaan. Dimana Kamis sore laksanakan Salat Magrib Berjama’ah di Masjid depan Rumah Adat, malamnya Yasinan. Saya kira ini luarbiasa perhatian Bapak Kapolres ini kepada Budaya Lokal, apalagi ke Kerajaan. Dan ini, baru kali ini terjadi selama Bombana ini terbentuk”, kata pihak Kerajaan.
Langkah Kapolres Bombana yang baru dibawah kepemimpinan AKB Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K Menurut pihak Kerajaan, merupakan terobosan yang sangat baik dalam menjaga Kamtibmas, menjaga kerukunana antar Suku, dan Agama di Wonua Bombana.
Terlebih lagi dengan komitmen Bapak Kapolres yang baru, bahwa Adat dan Budaya setiap daerah, memang harus dipelihara dan dikembangkan. Dan komitmen berikutnya dalam penegakan Hukum, tidak semua “masalah” akan dibawa langsung ke pihak berwajib. Akan tetapi sebisa mungkin dikedepankan untuk berdialog dulu. Sehingga pujian ini tak hentinya ditujukan kepadanya.
Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolres Bombana bersama jajaran yang diawali di Kerajaan Moronene Keuwia Rumbia, diterima langsung oleh Raja Rumbia, PYM. Apua Mokole Alfian Pimpie, SH., M.AP di Rumah Adat bersama petinggi Kerajaaan. Meskipun, dari Kerajaan sendiri mengucapkan permohonan maaaf sebelumnhya karena penyambutannya tidak begitu banyak orang. Sebab dadakan.
Akan tetapi, dari pihak Kerajaan memastikan, kunjungan Kapolres bersama jajaran berikutnya akan disambut meriah. Terlebih lagi karena kegiatan Silatrurahmninya akan menjadi agenda rutin.
Dihadapan Raja, Perangkat Kerajaan, dan tetua, Kapolres Bombana memberikan penghormatan yang tinggi. Dihadapan mereka, Kapolres Bombana dengan tegas katakan, meskipun dirinya adalah Kapolres, akan tetapi, dia menempatkan dirinya sebagai anak yang selalu membutuhkan arahan, bimbingan, dan nasehat dari para tetua, terutama dari kerajaan.
Sehingga dalam mengemban amanah selama ia bertugas di Wonua Bombana, akan selalu menjalankan tugas yang sesuai prosedur. Sehingga senantiasa membawa kedamaian seperti halnya dimasa kepemimpinan Kapolres-Kapolres pendahulu sebelumnya.
“Meskipun saya sebgai Kapolres, tapi saya ini sebagai anak. Bimbing saya, seperti anak. Saya ingin masyarkat Bombana ini, baik asli maupun pendatang, mari kita sama-sama rukun dan jaga kedamaian. saya tidak ingin ada konflik”, ujar Kapolres Bombana AKB Eko Sutomo dihadapan Raja Moronene Keuwia Rumbia di Rumah Adat bersama Perangkat Kerajaan.

Siarah Kapolres Bombana bersama jajaran di Perkuburan Umum para Raja/Sangia Moronene Keuwia Rumbia.
Kunjungan Kambtibmas Kapolres bersama jajaran atau Silarturahmi, tidak hanya bertemu dengan Raja dan perangkatnya. Melainkan juga setelahnya, lakukan Siarah di Makam para Raja Moronene Keuwia Rumbia yang letaknya sekira 1 Kilometer sebelah utara Rumah Adat.
Penulis: Sumardin
Editor: Admin.



