
Menjadi Pembina Upacara di Depan Halaman Kantor Bupati dalam kegiatan pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Bombana yang ke 10, Selasa (20 Juni 2023), Pj Bupati Bombana, Burhanuddin sangat berharap, melalui kader PKK bisa berperan dalam Mencegah sekaligus menurunkan angka Stunting.
Dimana Stunting ini sudah merupakan Isu Nasional. Dan menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat, yang kemudian ditekankan hingga ke pemerintah daerah. Tanpa terkecuali pula di Kabupaten Bombana.
Diawal sambutannya, Pj Bupati Bombana memanjatkan Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa karena atas berkat, Rahmat dan Ridhonya sehingga Semua yang hadir bisa mengikuti kegiatan upacara pembukaan dalam keadaan sehat Wal-afiat.
Dan tentu juga, semua ini tidak lepas dari Kerjasama yang baik antara seluruh Tim Penggerak Kader PKK Kabupaten Bombana. Dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sehingga kegiatannya bisa berjalan dengan baik ujarnya.
“Saya selaku pemerintah daerah Kabupaten Bombana menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta Jambore Kader PKK ke 10 Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2023. Muda-mudahan, selama berada di Ibu Kota Kabupaten Bombana, tetap dalam keadaan sehat dan bahagia”, ucapnya.
Lanjut Pj, Tema pada Jambore PKK kali ini yaitu, “Melalui Jambore Kader PKK, Kita Tingkatkan Kerja Kader Dalam Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting”,.
“Sesuai Tema pada hari ini, saya mengharapkan agar, kegiatan ini terlaksana dengan sukses. Mengingat begitu besarnya peran kader PKK dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat”, katanya lagi.
Melalui kegiatan ini, kiranya dapat dijadikan satu wadah saling memupuk kebersamaan dan ajang silaturahmi. Saling berbagi ilmu, pengetahuan dalam rangka cara meningkatkan pengetahuan Orang Tua dan Calon Orang Tua tentang Pola Asuh Anak mulai dalam Kandungan 1000 Hari Pertama Kehidupan sampai masa Kelahiran 730 Hari setelah Kelahiran tambahnya.
Diakhir sambutannya, orang nomor satu di daerah ini, yang juga sekaligus masih aktif menjadi ASN dan Kadis disalah satu Dinas di Provinsi Sulawesi Tenggara, kembali menitip harapan besar kepada para Kader PKK agar terus Mensosialisasikan cara Pencegahan dan Penurunan Stunting.
Yaitu meningkatkan status Gizi Kesehatan Ibu. Karena dengan Sehatnya se-Orang Ibu, tentu Bayi yang dilahirkan juga akan sehat. Nah, dengan lahirnya se-Orang Bayi yang Sehat, maka Sumber Daya Manusia dimasa yang akan datang akan mampu bersaing dengan daerah lain tutupnya.



