Beranda Bombana Rumah di Tempati Ina (69) Hangus Tak Tersisa, Keluar Hanya Pakaian di...

Rumah di Tempati Ina (69) Hangus Tak Tersisa, Keluar Hanya Pakaian di Badan

0

Wonuabombana.id – Musibah Kebakaran yang di alami Ina Hasna 69 Tahun di Dusun Longori, Desa Rompu-Rompu, Kecamatan Poleang Utara, Bombana, menyisihkan luka yang mendalam bagi korban. Kenapa tidak, uang dan emas Ina hangus terbakar bersama harta benda lainnya pada pukul 2 Rabu Subuh (28/2026). 

Nahasnya di Rabu Subuh, Ina terbangun karena sudah mendengar letusan seperti ada yang melempar diatas atap seng sebanyak tiga kali. Setelah Ina Hasna beranikan diri keluar dari Kamarnya, dan mencari sumber suara, betapa kagetnya, ternyata api sudah mulai melahap bagian Rumah Dapur panggung yang hanya beratapkan Daun Rumbia. Sehingga apinya begitu cepat membesar hingga melahap ke Rumah utama yang berukuran tujuh kali sebelas. 

“Saya sementara tidur di kamarku, tempat tidurku. Saya terbangun karena saya dengar itu seperti ada yang memukul tiga kali di seng. Ternyata saya bangun, saya lari di dapur, ternyata apami, tidak adami. Api sudah besar melahap barang-barang yang ada”,  cerita Ina Hasna mengisahkan dengan nada terisak.

Didampingi anak perempuannya Qamariah, Ina kembali menuturkan kalau saat kejadian, dia tidak sendiri di Rumah itu. Melainkan dia bersama Cucunya yang berumur 14 Tahun dan 11 Tahun. Disaat api sudah membakar Dapur, Cucu tertua ina (14) tadi langsung bergegas mengamankan motor yang ada terparkir di kolong dapur. 

“Saat api sudah membakar Rumah Dapur, anaku yang tertua umur 14 Tahun itu langsung turun amankan motor. Bawah jauh keluar jauh dari rumah. Terus mamaku (Ina Hasna) masih sibuk mau mencari kunci lemarinya. Dengan maksud mau mengambil uangnya dalam lemari. Tapi saya bilang, janganmi perdulikan itu mama, biarmi, keluar cepat. Anaku juga yang perempuan yang temani, saya bangunkan baru cepat keluar”, urai Qamariah anak dari Ina Hasna.

Atas kejadian ini, Qamariah pemilik Rumah tempat Ina Hasna tinggal, yang tidak lain merupakan Ibunya, belum bisa berbicara banyak. Sebab, dirinya masih syok atas musibah yang baru saja ia saksikan dengan mata kepalanya sendiri. Sebab, pada saat api sudah mulai melahap dapur, Ibu dan kedua anaknya asa di dalamnya.

“Saya masih syok dan trauma. Karena biasanya, saya melihat kejadian seperti itu (kebakaran), hanya di TV atau di HP. Ini justru saya alami langsung. Itu Rumah induk kami yang terbakar, saya dan anaku yang lainnya, ini di Kios”, ujar Qamariah saat ditemui di kiosnya yang berada tepat depan Rumah yang terbakar itu.

Namun begitu, dirinya bersama Ibunya Ina Hasna mengucapakan terimakasih untuk semua yang telah menunjukan kepeduliannya atas musibah yang mereka alami. Baik itu dari Pemda Bombana melalui Dinas Sosial (Dinsos), maupun keluarga, dan masyarakat pada umumnya.

Hasil pantauan dari awak media ini, bantuan yang sudah ada di antaranya, 1 Matraks, Terpal, Air Minum, Indomie, Pakaian layak pakai, Sarung, dan ada juga uang tunai yang diberikan dari keluarga, dan masyarakat umum yang enggan disebutkan berapa nominalnya. Dan terlihat pula, anak Sekolah yang tergabung di PMI Bombana turun langsung ke lapangan, Desa sekitar untuk menemui masyarakat guna meminta sumbangan seikhlasnya bagi yang mau.

Kerugian yang ditimbulkan akibat musibah kebakaran ini adalah, semua perabot pecah bela, lemari pakaian tiga biji, laptop, TV tiga biji masih dipakai, pakaian sekolah, pakaian sehari-hari ludes terbakar. Selain motor yang Alhamdulillah berhasil diselamatkan, beruntung berkas penting seperti Ijazah dll, Qamariah berhasil masuk mengambilnya di badan Rumah. Berhubung saat kejadian, api belum sampai ke Rumah Induk.

Usaha untuk memadamkan Api pada saat kejadian telah diupayakan. Hanya apalah daya kata Ina dan Anaknya Qamariah, posisi air jauh dari Rumah. Airnya harus mengambil di kali dengan alat seadanya memakai ember, dan tangki semprot. 

Kebakaran ini Viral di Facebook karena dalam vidio, Ina Hasnah dengan suara meraung sambil menangis memakai Bahasa Moronene, yang artinya, “Tidak Adami Rumahku. Terbakarmi. Tidak Adami apa-apaku kasian. Yang ada hanya di badan”,.

Penulis: Sumardin, Editor: Admin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here