Beranda Bombana Pemkab Bombana Tanam Padi Perdana di Aneka Marga

Pemkab Bombana Tanam Padi Perdana di Aneka Marga

0

Wonuabombana.id – Pemerintah Kabupaten Bombana melaksanakan tanam padi perdana dalam rangka Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun Anggaran 2025 di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap Program Swasembada Pangan Nasional.

Tanam perdana tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana H. Burhanuddin, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, Ketua DPRD Bombana Iskandar, serta dihadiri unsur Forkopimda, para camat dan kepala desa setempat, mantan Ketua DPRD Bombana Andhy Adrian, dan perwakilan CV Maraja Buana.

Bupati Bombana menjelaskan, dari target cetak sawah seluas 750 hektare, sebanyak 269 hektare telah rampung dikerjakan dan siap ditanami, yang ditandai dengan pelaksanaan tanam padi perdana tersebut.

“Yang 269 hektare ini sudah selesai dan hari ini kita lakukan tanam perdana. Ini bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab dari pemerintah pusat,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang harus dijalankan secara serius oleh pemerintah daerah. Sementara sisa luasan cetak sawah akan dilanjutkan melalui kebijakan dan perencanaan selanjutnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bombana juga berencana mengusulkan cetakan sawah baru hingga 2.000 hektare pada tahun 2026, dengan tetap memperhatikan aspek teknis serta legalitas lahan. Selain itu, pemerintah daerah mendorong agar hasil gabah petani Bombana dapat diolah di daerah sendiri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

“Saya ingin ke depan gabah hasil pertanian Bombana bisa diolah di Bombana, sehingga perputaran ekonomi tetap di daerah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bombana bersama Ketua DPRD Bombana turut turun langsung ke sawah sebagai simbol dukungan terhadap program swasembada pangan. Pemerintah daerah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat.

Bupati Bombana menegaskan bahwa seluruh bantuan dalam program tersebut tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Ia meminta masyarakat untuk melapor jika ditemukan praktik penyalahgunaan bantuan.

“Saya tegaskan, tidak boleh ada bayar-membayar. Semua bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten harus diterima masyarakat secara gratis,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here