
Wonubombana.id – Bupati Bombana Burhanuddin pada saat menyampaikan sambutannya di kegiatan penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jumat 21-Sabtu 22/11/2025 yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kominfo Bombana, menunjukkan kekesalannya terhadap jurnalis yang membuat berita, namun informasi yang diperoleh sepihak.
Bupati menegaskan, pemerintah dibawah kepemimpinannya tidaklah anti kritik. Bahkan membuka diri. Selama yang dikritisi konstruktif dan tidak berbau provokasi. Sehingga ia mengharapkan, Wartawan pilar informasi dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada khalayak yang berimbang.
Tidak asal menulis dengan mendengar maupun mengambil dari keterangan satu pihak saja. Karena menurut Bupati, Wartawan yang profesional, berarti akan bekerja sesuai Kode Etik Jurnalistik yang sesuai dengan Undang-undang Pers.
“Kita mohon kepada rekan-rekan Wartawan mari, coba kita membuat berita yang betul-betul sudah terkonfirmasi, dan jangan bersifat provokatif. Ini saya berharap demikian. Karena kita tidak bisa mengklarifikasi ketika ini sudah terbaca, apalgai di Media Online dan Media sosial”, Pintanya.
Pasalnya lanjut Bupati, kalau beritanya sudah naik, biasnya nanti akan kemana-mana. Sehingga orang Nomor Satu didaerah ini sesalkan hal itu apabila terjadi?.
“Kalau ada berita yang kurang jelas atau tidak jelas, lalu dimunculkan, nah ini akan memunculkan penafsiran penafsiran yang berbeda-beda. Sehingga untuk mengklarifikasi ini akan susah. Maka saya mau minta, teman Teman-teman kalau ada sesuatu yang ingin di angkat, menjadi satu koreksi kepada pemerintah, tolonng lakukan dulu klarifikasi, kroscek apa itu?, supaya mendapatkan yang benar-benar dari sumbernya”, sindir Bupati Bmbana Burhanuddin.
“Jangan hanya karena mendapatkan informasi sepihak, lalu kemdian dijustifikasi bahwa itu sudah benar. Ini akan biasa menimbulkan persepsi masyarakat yang berbeda-beda, sehingga akan menjadi kegalauan. Dan nanti kalau ini kurang tidak terlalu baik, maka disitu muncul fitnah”, tegas Bupati lagi.
Bupati berpesan dan berharap agar Wartawan bekerja profesional sebagai Mitra yang baik. Bukan karena terkesan ada unsur dendam atau niat lainnya demi kemajuan Wonua Bombana yang lebih baik lagi untuk membangun daerah terangnya.
Bupati kembali berujar, bila Rujabnya selalu terbuka untuk masyarakat umum siapapun itu, 1 kali 24 jam katanya. Silahkan datang menemuinya apabila ada perlu dan ada yang hendak di pertanyakan tutupnya.
Penulis: Sumardin,
Editor: Admin.



