Beranda Bombana Apresiasi Kegiatan Pelatihan Barista di Nakertrans, Bupati Bombana: Kita Akan Teken MoU,...

Apresiasi Kegiatan Pelatihan Barista di Nakertrans, Bupati Bombana: Kita Akan Teken MoU, Bahkan Bantu Peralatan

0
Bupati Bombana H. Burhanuddin foto bersama usai mengikuti penutupan kegiatan pelatihan Barista, dengan melakukan kopi santai di depan Halaman Kantor Nakertrans Bombana.

Wonuabombana.id – Bupati Bombana H. Burhanuddin terus menunjukkan kepeduliannya pada kemajuan Wonua Bombana. Selain dari program unggulan dan visioner yang telah mereka usung Bersama Wakilnya Ahmad Yani, kini, setelah ia menghadiri undangan penutupan pelatihan berwirausaha di Nakertrans, Bupati tegaskan akan segera Teken MoU dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kendari. Bahkan, Pemda siap membantu memberikan peralatan kepada mereka yang akan berani membuka usaha nantinya.

Dalam wawancaranya, Bupati Bombana terlihat sangat Bahagaia menghadiri undangan dari Panitia kegiatan yang telah membuat ide cemerlang dan kreatif. Yakni membuka Pelatihan bagi para Muda-Mudi agar bisa berwirausaha, sehingga bisa menghasilkan uang sendiri, dan membuka lapangan kerja baru.

“Jadi pada prinsipnya Kabupaten Bumbana sekarang untuk mempersiapkan tenaga-tenaga yang bisa berwirausaha kita akan lakukan. Sehingga masyarakat kita harapkan bisa berdiri sendiri, berusaha dan salah satunya ya mengurangi pengangguran. Nah itu prinsipnya begitu, dan kami akan terus berusaha memberikan keterampilan untuk masyarakat dari berbagai macam sektor”, kata Bupati Bombana denggan aura penuh kebahagiaan.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menghadiri penutupan kegiatan Barista di Nakertrans setempat.

Saaat ditanya kembali penyampaiannya terhadap panitia kegiatan, juga sekaligus peran Pemda nantinya seperti apa usai kegiatan sukses terlaksana?, Bupati tekankan mendukung penuh kegiatannya, dan akan diupayakan berkelanjutan.

“Ya, khusus untuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerjasama dengan BLK-nya, kita akan fasilitasi nantinya, dan setiap saat itu harus kita tingkatkan. Apa yang menjadi kompotensi yang dia pelatihankan. Jadi hari ini yang pertama untuk pelatihan ini di Bombana selama saya menjadi Bupati. Selanjutnya akan berjalan terus. Dan kami akan melakukan kerjasama dan membuat MoU dengan Balai Latihan Tenaga Kerja di Kendari untuk sharing, untuk program-program pelatihan tenaga kerja”, ungkap Bupati.

Tidak sampai disitu saja, kata Bupati, bagi mereka yang telah mengikuti kegiatan, siapa yang BERANI Buka Usaha, meskipun usaha kecil-kecilan dulu, tapi sudah mau mencoba dan menunjukkan jiwa keseriusannya, maka pemda akan bantu peralatannya.  

“Saya minta semuanya yang habis latihan untuk membuka usaha kecil-kecilan. Kemudian kita evaluasi. Siapa yang sudah berani buka usaha, kita akan bantu. Jadi jangan membantu dari nol, jadi kita lihat mereka dulu, siapa yang betul-betul mau berusaha, walaupun kecil, tapi dia punya jiwa untuk berusaha, kita bantu peralatannya”, pungkasnya.

Saat meracik, peserta yang baru saja usai pelatihan selama 10 Hari.

Secara detail, Ari Gusmianto Sarewo, selaku Ketua Panitia juga sebagai Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bombana, memaparkan jika kegiatan ini ada tiga jenis kegiatan Pelatihan yang diadakan.

Yang pertama itu pelatihan Barista atau peracik kopi, yang kedua itu pelatihan jajanan pasar, kue dan roti. Yang ketiga ofice perkantoran

“Nah ini semua masing-masing peserta pelatihan ini terdiri dari 16 orang per kelas. Adapun sumber dananya ini dari BPVP Kendari. Jadi kita di sini di Pemda Bombana, khususnya Dinas, hanya menyiapkan peserta dengan tempat pelatihan”, ujarnya.

“Masih ada satu lagi Peserta pelatihan yang belum jalan. Yakni pelatihan hidroponik.  Nah Pelatihan hidroponik itu nanti tanggal 5 dia mulai berjalan selama sepuluh hari”, tambahnya.

Tujuan utama diadakan kegiatan ini kata Ketua Panitia, diperuntukan bagi saudara kita yang berada di ibu kota, khususnya di Rumbia. Untuk kemudian melatih Skil.

“Setelah kita melatih skil, kami mengadakan acara begini untuk mengundang Bapak Bupati, dan juga semua untuk bagaimana ini adik-adik yang telah dilatih ada skil, ada bisa dibantu sarana prasarananya. Agar mereka ini bisa lebih berkembang untuk di UMKM”, jelasnya lagi.

Peserta yang telah mengikuti pelatihan masih dari Ketua, akan mendapatkan sertifikat dari BPVP Kendari. Sementara klasifikasi peserta, diutamakan yang baru Tamat Sekolah, atau tidak sedang dalam bekerja.

Kegiatan penutupan pelatihan ini berlangsung di Depan Halaman Kantor Dinas Nakertrans Bombana sekitar pukul:16/jam 4. Dan dihadiri dari beberapa Kepala Dinas, para Kepala Bidang, serta Tokoh penting lainnya seperti Anggota Dewan dari Dapil Poleang, Nasaruddin.

Menariknya, menu yang disajikan, termasuk yang di jamukan Bupati dan jajarannya, sudah hasil hasil dari racikan langsung peserta yang baru saja usai mengikuti pelatihan. Karena kata Ketua Panitia, sengaja disajikan hasil olahan mereka agar bisa lebih meyakinkan Pemda, terutama Bupati ucapnya sembari tersenyum dengan penuh harap.

Penulis: Sumardin, Editor: Admin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here