Dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema Kearifan Lokal, siswa SMA Negeri 03 Bombana mengadakan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana. Kali ini, mereka fokus untuk mengenal lebih dekat kebudayaan suku Moronene yang mendiami wilayah Bombana. Jumat (23 Februari 2024).
Dalam kunjungan ini, Siswa-siswa SMA Negeri 03 Bombana mendapatkan kesempatan untuk belajar dari sumber daya yang tersedia di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Mereka diajak untuk menjelajahi koleksi literatur, dokumen, dan arsip yang berkaitan dengan kebudayaan Suku Moronene. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang sejarah, adat istiadat, serta kehidupan sehari-hari Suku Moronene.
Bapak Anton Ferdinan, Sekretaris Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami senang melihat minat siswa-siswa untuk memahami dan menghargai kekayaan budaya lokal. Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi positif untuk pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab antara siswa dan perwakilan dari Dinas Perpustakaan. Interaksi langsung ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan informasi yang lebih kontekstual dan mendalam tentang kebudayaan suku Moronene.
Wahyuni Puaru, salah satu guru pendamping, menyampaikan kesan positif dari kunjungan tersebut. “Anak-anak sangat antusias dan terkesan dengan kearifan lokal suku Moronene. Mereka juga menyadari pentingnya melestarikan warisan budaya yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi kegiatan-kegiatan mendatang dalam rangka memperkaya kurikulum pendidikan dan membentuk siswa-siswa yang memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai budaya lokal. Dengan demikian, P5 SMA Negeri 03 Bombana tidak hanya menjadi proyek pendidikan formal, tetapi juga menjadi wahana penanaman karakter dan kecintaan terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
(Penulis : Nahma)




