
Kunjungan Kerja sekaligus silaturahmi di Kampung Adat Moronene Hukaea-Laea, Pj Bupati Bombana Burhanuddin, yang didampingi Ibu Pj TP-PKK Kabupaten Bombana Fatmawati Kasim Marewa, disambut langsung oleh para Tokoh Adat, Agama, serta seluruh Masyarakat Kampung Adat yang terletak di Desa Watu-watu Kecamatan Lantari Jaya Sabtu (11/11/2022).
Turut hadir dalam acara tersebut para Pejabat Eselon 2, Asisten/Staf Ahli, Kepala OPD, Pengurus Tim Penggerak PKK, Ketua Masyarakat Adat Hukaea Laea, Pengurus Masyarakat Adat Hukae Laea dan beberapa undangan lainnya yang sempat hadir.
Pj Bupati Bombana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada ketua dan pengurus adat, atas perjuangannya untuk memperkuat keberadaan masyarakat adat Desa Hukaea Laea. Beliau menyatakan tertantang untuk mencari apa yang menjadi akar permasalahan dan berusaha untuk memberikan solusi dengan melakukan beberapa diskusi dan pertemuan-pertemuan, serta informasi yang masuk dari ketua dan pengurus masyarakat adat.
Dari hasil pertemuan dan diskusi, dengan melakukan pendekatan dan analisa-analisa secara formil berdasarkan Undang-Undang dan aturan yang berlaku, lalu kemudian ditetapkan oleh Pemerintah, Pj Bupati Bombana telah menandatangani Penetapan Masyarakat Adat Hukaea-Laea menjadi satu Lokasi yang ditetapkan dan diakui oleh Pemerintah.
Beliau menyatakan dengan adanya pengakuan dari pemerintah, maka akan mendukung apapun yang menjadi kegiatan dan tujuan masyarakat Desa Hukaea Laea, dengan harapan masyarakat adat Hukaea menjadi satu tempat destinasi wisata yang mampu memberikan gambaran bahwa masih ada masyarakat kita yang benar-benar masih melaksanakan adat istiadat yang berlaku sejak dahulu hingga saat ini.
Pj Bupati menambahkan bahwa Masyarakat Adat ini akan dikembangkan untuk menjadi salah satu tujuan Destinasi Wisata, dan akan menurunkan tim dengan mensupport melalui dana DAK. Pemerintah juga telah memprogramkan pengadaan gengset untuk penerangan masyarakat Desa Hukaea Laea, serta akan mengupayakan untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan masuk ke Desa Hukaea-Laea.
“Kita harus konsisten mempertahankan adat istiadat kita, kemudian kita akan memperkenalkan ke dunia, bahwa masyarakat adat Hukaea-Laea ini ada dan nyata, sehingga dapat menjadi tujuan wisata serta dapat memberikan gambaran bahwa adat istiadat yang dipertahankan bisa memberikan kemakmuran dan kesejahteraan untuk rakyatnya” tutup Burhanuddin diakhir sambutan.
Diakhir acara dilakukan Penyerahan SK Penetapan Wilayah Adat Moronene Kampung Hukaea-Laeya Oleh Pj. Bupati Bombana Kepada Ketua Adat Kampung Hukaea Laea Bapak Mansur Lababa.



