
Kemarau yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia dalam kurun waktu dua Bulan lebih, khususnya di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, membuat beberapa petani di Bombana mengalami Gagal Panen atau puso.
Melihat fenomena ini, pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil berbagai tindakan guna membantu para Petani, sehingga pangan Nasional maupun Daerah tetap terjaga dan terpenuhi.
Salah satu upaya pemerintah yaitu, pemberian Mesin Alkon yang telah dikonversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), kepada petani penerima manfaat, melalui Aspirasi Anggota DRP-RI Dapil Sultra Bapak Rusda Mahmud.
Hanya saja, penyalurannya difasilitasi oleh Dinas Teknis, yakni Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, di Desa Lombakasi, Kecamatan Lantari Jaya, Rabu (18/10/2023).
“Untuk itu kita patut berterima kasih kepada pemerintah pusat. Yakni Kementerian Energi dan Sumber daya mineral yang senantiasa memperhatikan petani kita yang ada di Kabupaten Bombana”,
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Rusda Mahmud. Karena bantuan ini merupakan aspirasi beliau dari Komisi VII dengan bekerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Semoga apa yang beliau lakukan, akan senantiasa mendapat keberkahan di dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat”, demikian sambutan Pj Bupati Bombana yang dibacakan oleh Sekda Bombana Man Arfa.
Tambahnya, dalam berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah, selalu ingin meningkatkan kualitas hasil produksi pertanian. Pemberian bantuan sarana dan prasarana pertanian baik yang bersumber dari anggaran APBN maupun APBD terus menerus dilakukan agar mengoptimalkan pelayanan pemerintahan dalam bidang pertanian.
Pada saat ini kita dengan menghadapi musim kemarau panjang sehingga menyebabkan kekeringan di sebagian wilayah di Kabupaten Bombana. Hasil-hasil pertanian banyak yang mengalami kegagalan panen khususnya di wilayah Lantari Jaya dan Kecamatan Rarowatu Utara.
“Di tengah kekeringan yang melanda ini, kita sangat bersyukur kedatangan bantuan mesin pompa air sehingga diharapkan kepada petani yang mendapatkan bantuan mesin ini, dapat memanfaatkan bantuan tersebut untuk mengantisipasi kegagalan panen. Saya sebagai Penjabat Bupati bombana sangat mengharapkan kerjasama ini dapat diteruskan”, tukasnya.
Sekedar informasi, Mesin Alkon yang telah di konversi ini sebanyak 752 biji. 306 biji untuk Kecamatan Poleang dan Pemekarannya, Kecamatan Rarowatu serta Pemekarannya. Adapun sisanya yang 406 biji semuanya diperuntukan di Poleang.



