Beranda Bombana Penurunan Angka Stunting Masih Terus Menjadi Perhatian Serius Pj Bupati Bombana

Penurunan Angka Stunting Masih Terus Menjadi Perhatian Serius Pj Bupati Bombana

0
Pj Bupati Bombana Burhanuddin yang didampingi TP PKK Kabupaten Bombana Fatmawati Kasim Marewa saat kunjungan di Kecamatan Tontonunu, Kecamatan Poleang Tengah dan Kecamatan Poleang Selatan.

Penurunan Angka Stunting yang sudah menjadi isu Nasional dan Perhatian Serius Pemerintah saat ini. Begitu pula Burhanuddin yang kini kembali Menjabat Sebagai Penjabat Bupati Bombana 2023-2024. Kepedulian Pj Bupati Bombana terlihat ketika menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Penilaian Lomba Posyandu, Kesehatan Lingkungan (Kesling) dan Perilaku Hidup Bersih (PHBS).

Pj Bupati Bombana yang didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Fatmawati Kasim Marewa bersama Tim Penilai dari Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Kunjungi Desa Puuwonua Kecamatan Tontonunu, Desa Mulaeno Kecamatan Poleang Tengah, dan Desa Laeya Kecamatan Poleang Selatan Senin (2/10/2023) kemarin.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menyatakan bahwa salah satu cita-cita negara Indonesia di Tahun 2045 adalah menciptakan Generasi Emas yang mampu bersaing dari semua sisi, yang bisa diandalkan dan dikenal oleh dunia. Untuk mencapai hal tersebut, tentu banyak hal yang harus dikerjakan dengan konsisten, berkomitmen dan berkolaborasi bersama, salah satunya adalah menjadikan kegiatan-kegiatan TP PKK menjadi salah satu agenda Pemerintah untuk melahirkan Generasi Emas dimasa yang akan datang.

Beliau menjelaskan bahwa untuk mendapatkan generasi yang sehat dan baik, tentu dimulai dari lahirnya, bibit dan bebet sebuah keluarga, maka yang pertama harus di siapkan adalah ibu dan bapak yang sehat untuk melahirkan anak yang sehat.

“Bagaimana kita mengharapkan anak yang sehat kalau orang tua tidak sehat, maka hari ini saya merasakan bahwa kegiatan Tim Penggerak PKK ini sangat penting untuk menjadi acuan kita,”ujarnya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kabupaten Bombana termasuk kategori penduduk yang masih tergolong tinggi untuk kasus anak terdampak stunting, yakni berada di level 35 persen sementara standar nasional adalah 24 persen dan target pemerintah pusat akhir tahun 2024 maksimal berada di level 14 persen.

“Untuk mencapai target dari 35 persen menuju 14 Persen merupakan tantangan berat, tetapi jika semua elemen pemerintah dan keterlibatan masyarakat untuk konsisten dan komitmen untuk menurunkan stunting, Insya Allah target penurunan angka stunting hingga 14 persen pasti tercapai” ucapnya.

Untuk itu Pj. Bupati menghimbau agar kader-kader PKK baik tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa untuk bisa melakukan kerja-kerja cerdas. Diketahui bersama, bahwa di tingkat Kabupaten sudah membentuk orang tua asuh yang terdiri dari Bupati, Sekda, Eselon Dua, Camat dan desa yang diberikan tanggung jawab untuk mengintervensi anak-anak terdampak stunting.

Mengakhiri sambutannya, H. Burhanuddin berharap agar semua kader-kader yang ada di kecamatan, kelurahan dan desa untuk bersama -sama menangani stunting dan penurunan angka kemiskinan di wilayah masing-masing yang masih menjadi problematika Pemerintah Indonesia.

Untuk diketahui, kegiatan Lomba Posyandu dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Mujahiddin Desa Puuwanua Kec. Tontonunu dan Penyerahan Bantuan Pengeboran, Alat/Mesin Pompa Air pada warga masyarakat dan kelompok tani terdampak bencana alam kekeringan di Kec. Poleang Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here