Beranda Pemerintahan Membuka Kegiatan Dinkes, PJ. Bupati Bombana: STOP Buang Air Sembarangan

Membuka Kegiatan Dinkes, PJ. Bupati Bombana: STOP Buang Air Sembarangan

0
Pj. Bupati Bombana bersama Kadis Kesehatan dan Jajarannya, Para Camat dan unsur terkait dalam pertemuan Sosialisasi Kesehatan Stop Buang Air Besar di Sembarang Tempat. (Kamis 15 Des 2022)

WONUABOMBANA.COM, RUMBIA – Manusia adalah jenis Mamalia besar dengan jumlah populasi terbanyak di Bumi saat ini. Dan mungkin dalam semua sejarah geologi. Saat ini, Populasi Dunia data 11 Juli 2018 lalu, Manusia berjumlah sekitar 7,5 sampai 7,6 miliar individu. Sehingga tidak heran jika, manusia itu pula yang akan merusak alam jika tidak cepat menyadarinya.

Bila merujuk dari segala permasalahan yang ada menyangkut kebersihan, pola hidup sehat adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan. Sehingga untuk kembali mensosialisasikan gerakan tersebut, selaku Dinas Teknis, Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana menggelar pertemuan yang dihadiri oleh semua Camat, Kapus, serta beberapa unsur terkait di Aula Pertemuan Kantor Kementrian Agama Bombana yang dibuka langsung oleh Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin M. Si., Kamis 15/12/22.

Pertemuan Koordinasi dengan Tema Percepatan ODF (Perilaku Buang Air Besar Sembarangan) dan 5 Pilar STBM Dinas Kesehatan Tahun 2022, Pj. Bupati Bombana meminta dengan sangat terhadap semua masyarakat agar tidak lagi buang Air besar disembarang tempat. Dikarenakan bisa mencemari sekitar seperti udara, air dan lingkungan.

Imbauannya, sudah saatnya kita melihat persoalan kesehatan sebagai suatu faktor utama dan investasi berharga yang pelaksanaannya didasarkan pada sebuah paradigma baru yang biasa dikenal dengan paradigma sehat. Yakni paradigma kesehatan yang mengutamakan upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif.

“Sebagai penjabat Bupati Bombana saya tentunya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan hari ini dalam mendukung percepatan ODF dan 5 Pilar STBM. Hal ini tentunya dapat sejalan dengan Tagline dan Program Kerja Pemerintah Daerah yang kami usung bahwa, “BOMBANA SEBAGAI SURGA INVESTASI”. untuk mensukseskan program kerja ini tentu tak luput dari Sumber Daya Manusia yang sehat dan sejahtera secara sosial dan ekonomi. Sumber Daya Manusia Sehat dan Produktif dimulai dari lingkungan yang sehat khusunya terkait sanitasi”, ungkapnya.

Tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah Sosial Budaya dan Perilaku Penduduk yang terbiasa buang Air Besar disembarang tempat, khususnya ke badan air yang juga digunakan untuk mencuci, mandi dan kebutuhan lainnya. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dilakukan dengan tujuan melakukan pendekatan di masyarakat untuk mengubah prilaku Hygiene dan Sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan dangn metode pemicuan, STBM diharapkan dapat mengubah perilaku kelompok masyarakat dalam upaya memperbaiki keadaan sanitasi lingkungan mereka.

Ada 5 Pilar dalam pendekatan STBM yang meliputi: Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS) atau Open Defecation Free, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Mengelola Air Minum dan Makanan Yang Aman, Mengelola Limbah Cair Rumah Tangga Dengan Aman. Dari ke 5 Pilar tersebut, STOP BABS atau ODF merupakan pilar utama STBM dalam upaya memutuskan rantai kontaminasi kotoran manusia terhadap Air Baku Minuman, Makanan dan Lainnya.

Kadis Kesehatan Bombana Darwin saat memberikan keterangannya, kebiasaan buruk masyarakat yang tidak membudayakan hidup sehat menurutnya, adalah satu diantara penyebab kelahiran bayi Stunting. Kenapa demikian, karena penyebab Stunting itu, 35 persen dari Gen atau Turunan, selebihnya itu penyebabnya karena pola hidup yang tidak sehat diantaranya Buang Air Sembarang Tempat.

Kata Kadis, untuk Bombana sendiri, Tahun ini, presentasi capaian Tidak Buang Air di Sembarang Tempat buang Air yang benar telah mencapai angka 80 persen. Tahun depan menuju 90 persen atau lebih. Untuk mencapai itu bukan hal yang tidak mungkin lanjut Kadis, karena nantinya akan melibatkan instansi terkait dalam pelaksanannya.

Sehingga berangkat dari itu, Kadis Kesehatan kembali mengimbau kepada seluruh Masyarakat Bombana agar lebih menyadari pentingnya pola hidup sehat. Karena hidup yang tidak sehat sangat berdampak buruk buat kesehatan kita, hingga generasi kedepan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here